AWAL
Hidup ini adalah sebuah drama yang harus kita jalani dengan peran kita
masing-masing.dalam hidup ini semuanya harus memerankan peran yang baik dalam
karakternya masing-masing..
Begitupun dengan seorang pemuda yang ada dalam kisah ini..
Ia adalah bujang
alus..
Seorang pemuda dengan penuh semangat energik dan ambisi..
Ia adalah pemuda yang berasal dari sebuah desa di plosok
negeri yang terkenal akan kekayan alamnya ,yang dikenal sebagai negeri “sekepal tanah surga”(.kabupaten kerinci
provinsi jambi .) disinilah kisah ini bermula... sebuah kampung halaman yang
indah ..
Aku si bujang alus.
Aku adalah putra kedua dari bapak muharman .. aku mempunyai
kakak bernama nofita dan adik bernama yogi.. jarak kelahiran ku dan kakak ku
sangat lah jauh yaitu tujuh tahun, sedangkan jarak aku dan adik ku cuman dua tahun..
jarak aku dan adek ku memanglah dekat, aku tidak tau apa sebab nya tapi aku
sangat bahgia mempunyai adik..
Sebenarnya bujang alus bukan lah nama asli ku, aku
mendapatkan gelar ini ketika aku masih berumur
satu setengah tahun.. ketika aku masih kecil badan ku sangatlah mungil,
aku masih ingat yang pernah di ceritakan kakak ku... ia berkata ..
Dik engkau sangatlah
beruntung , karna diantara kita bertiga , Cuma kamu yang lahir dirumah sakit,
sedangkan kami berdua lahir dirumah dengan bantuan dukun beranak.
Ketika aku berumur satu setengah tahun badan ku sangat lah
mungil dan lemah.. nah sini lah gelar bujang alus melekat pada diriku. Dan sampai
saat ini gelara ini masih nyaman melekat kepada ku
Kami bertingga mempunyai karakter yang jauh berbeda, itu
sebab nya aku sering bertengkar dengan kakak dan adik ku.. sebernaya kakak dan
adik ku tidak tidak pernah mempunyai masalah,, mereka akan dapat masalah jika bermain
bersama ku.. aku pernah bertengkar dengan kakak Cuma masalah dia telat memasak,
kemudian aku memaki-maki nya dengan kata-kata yang kasar..
Engkau memang kakak
yang tidak menyangi adik nya.. engkau biarkan aku kelaparan dan engkau sibuk
dengan kegiatan mu yang tidak jelas itu..
Dik.. kakak baru saja
pulang sekolah.
Asssssss.. itu cuman
alasan mu saja.. aku tau kamu baru pulang sekolah ,tapi engkau emilih untuk
singgah bermain di ruamh teman mu dulu ketimbang memask untuk kami.
Dik semenjak kapan engkau
belajar memanggil kakak dengan sebutan engkau, dari mana engkau belajar
berbicara seperti itu, bukankah ibu dan bapak sudah mengajar kan kita untuk
menghormati orang yang lebih tua dari pada kita.. lupa kah engkau akan hal
itu..
Ahhhh sudah lah .. aku
tidak ingin makan dengan ceramah mu.. cepat masak sana aku sudah lapar..
Dengan perasaan kesal
aku membanting pintu dan keluar untuk
pergi bermain..
Sebenarnya aku merasa berdosa sudah melakukan perbuatan itu
kepada nya,, bagai mana tidak ialah yang merawat kami berdua dari usia adik ku
3 tiga tahun kami sudah di tinggalkan ibu dan bapak ku berdagang dipasar, dan
ialah yang mengasuh kami.
Bukan Cuma kakak ku,kepada adikku juga sama , kau pernah
bekelahi dengan adikmku Cuma gara-gara rebutan main playstesion, ketika itu
kami sedang main boal, pada saat itu aku kalah , kemudian dengan hati yang
senag adik ku mengolok olok kan aku.. sontak saja aku memukul kepalanya dan ia
pun menangis..
Aku mlihat ia menangis tersedu sedu, memang sedikt keras aku
memukulnya tadi.. aku menjadi iba dan berfikir, dagai mana bisa seorang abang
menganiaya adik nya sendiri, aku meras gagal menjadi seorang kakak. Dan pada
saat itulah aku berjanji untuk tidak berjanji memnbuat ia mengis lagi.
Aku pernah bertemu dengan seorang yang sangat aneh. . ketika itu aku sedang
duduk santai di depan rumah dan bermain gimbot, lalu ia menghampiriku.. ketika
itu ia meminta kepadaku segelas air putih, dan aku berlari kerumah untuk
mengambil air putih untuk orang aneh ini, kemudian aku bertanya kepadanya,,
Bapak mau kemana???
Ia diam , sambil
menghela napas, mungkin ia sangat lelah..
Aku kembali menypa
nya.. pak bapak mau kemana??
Ia pun menjawab..
tidak usah pagil saya bapak , umur saya masih 25 tahun.. pagil saja saya
abang..
Ok baik lah,,
Saya kembali mengulang
pertanyaan saya, abang mau kemana..??
Saya tidak tau saya
mau kemana..
Saya berfikir dalam hati, apakah orang ini suda gila..
Saya pun bertanya lagi
Abang dari mana??
Saya berasal dari
daerah yang sangat jauh..
Apa yang membuat abang
sampai disini??
Saya sedang mencari
sesuatu??
Dengan rasa penuh curiga , saya menanya kan kembali
Abang sedang mencari
apa??
Ia pun mulai
bercerita......
Saya sering berfikir
untuk apakah saya hidup??
Apa arti dari
kehidupan??
Dan kenapa saya
diciptakan??
Orang ini memang sudah gila!! Itu pertanyaan macam apa,
jelas saja kita hidup untuk mencari kebahgian ...
Kemudian ia berkata..
Saya sering melihat
matahari yang terbirt di pagi hari dan tenggelam di sore hari, saya berfikir
itulah kehidupan, ia pergi dan berotasi kemudian kembali dan menjajikan sejuk
nya pagi hari dan memberikan kehangatan bagi setiap makhluk hidup yang membutuh
kan..
Itu lah sebab nya saya
berjalan jauh untuk mecari sesuatu yang tidak saya meiliki kemudian saya akan
kembali untuk memberikan kepada orang yang mebutuhkan layaknya sangmentari.
Saya terdiam setelah mendengar perkataan dari orang aneh
ini, untuk apa bahagia kalau disekelilingkita masih banyak orang-orang susah,dan
untuk apa kaya kalu masih banyak orang miskin..
Kemudian ia pun pergi meninggalkan saya dan mengucap kan
terimaksih karna telah memberi ia minum..
Setelah orang ini pergi saya masih berfikir bahawa ada benar
nya juga apa yang ia katakan, dan ada benarnya juga dari apa yang ia tanyakan. Setelah
bertemu orang saya mulai tertarik akan kehidpaun dan saya meulai memplajari
setiap tindakan yang saya lakukan, saya sudah meminta maaf kepada kakak dan
adik saya untuk tidak lagi mengulang perbuatan saya dan saya berjanji untuk
menjadi adik yang baik sekaligus menjadi abg yang baik.
BERSAMBUNG ..!!