Media sosial semakin mendapat peran di kehidupan masyarakat. Keberadaannya telah memberi efek yang sangat besar dari segi komunikasi global. Hampir semua orang dari berbagai lapisan masyarakat memiliki sekaligus menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Blog, Path, LinkedIn, Youtube, dan sebagainya. Perkembangan media sosial pun ikut mengubah perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari hari.
Beberapa hari belakangan ini media sosial khusus di kerinci dan sungai penuh dihebohkan oleh video yang kurang mendidik yang sempat menghebohkan branda jejaringan sosial facebook netter kerinci dan sungai penuh.
Beberapa hari belakangan ini media sosial khusus di kerinci dan sungai penuh dihebohkan oleh video yang kurang mendidik yang sempat menghebohkan branda jejaringan sosial facebook netter kerinci dan sungai penuh.
Ketua umum Pimpinan daerah ikatan pelajar Muhammadiyah kota Jambi Anggi Manda putra sangat menyayangkan peristiwa itu terjadi
Dimana Vido itu sudah tersebar di media sosial , dimana tidak hanya orang tua yang menggunakan media sosial ,tetapi juga pelajar yang masih belum mendapatkan pendidikan tentang hal-hal tabu.
"Saya sangat menyayangkan ini terjadi di hari peringatan media sosial yang jatuh pada tanggal 10 Juni, sabagaimana kita ketahui
Penggunakan media sosial cukup transparan dan terbuka ini membuat para remaja Dengan leluasa mengakses konten-konten Yang berbau pornografi, selain itu juga media sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri.
Seharusnya peran media sosial bagi pelajar adalah sebagai sarana bersosialisasi untuk membangun komunitas belajar
Oleh sebab itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan videonya lg bagi yg sdh mendapatkan atau melihat nya, sebelum menambah keresahan masyarakat.
Mari serahkan kasus ini kepada yg berwenang
Dimana Vido itu sudah tersebar di media sosial , dimana tidak hanya orang tua yang menggunakan media sosial ,tetapi juga pelajar yang masih belum mendapatkan pendidikan tentang hal-hal tabu.
"Saya sangat menyayangkan ini terjadi di hari peringatan media sosial yang jatuh pada tanggal 10 Juni, sabagaimana kita ketahui
Penggunakan media sosial cukup transparan dan terbuka ini membuat para remaja Dengan leluasa mengakses konten-konten Yang berbau pornografi, selain itu juga media sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri.
Seharusnya peran media sosial bagi pelajar adalah sebagai sarana bersosialisasi untuk membangun komunitas belajar
Oleh sebab itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan videonya lg bagi yg sdh mendapatkan atau melihat nya, sebelum menambah keresahan masyarakat.
Mari serahkan kasus ini kepada yg berwenang

