Senin, 14 Mei 2018

Perang melawan terorisme

Beberapa tahun belakangan ini perang melawan teroris gencar dilakukan.sponsor utama dalam memerangi teroris adalah Amerika. Perang ini dianggap perang suci, bahkan G.bush mengatakan pasca runtuhnya gedung WTC " ini merupakan perang salib-3" . Berbagai program dilakukan untuk menindaklanjuti aksi terorisme, bisa juga untuk mengantisipasi teroris. Pada bulan mei 2011 yang lalu mantan presiden Amerika serikat Obama mengumumkan terbunuh nya Osama bin Laden, teroris Nomor Wahid.
Bukan hanya Amerika yang dibuat kocar kacir oleh para teroris , negara dengan penduduk mayoritas muslim juga kelabakan. Bom Bali satu bom dan di Surabaya pada waktu belakangan ini mencerminkan adanya sasaran dan basis teroris di Indonesia, atas nama ketentraman Dunia, Indonesia kemudian melakukan kerja sama dengan Amerika dan Australia , dan hasilnya adalah densus 88 anti teror.
Namun apa yang dilakukan AS dan negara lainnya hanya sebuah kosong Tampa ada isinya. Sehingga menimbulkan pertanyaan. Benarkah aksi terorisme berasal dari kalangan yang paham agama??
Terorisme secara bahasa mengandung dua kata, yakni "teror" dan isme". Teror merupakan Tindakan yang menakut nakuti , sedangkan isme merupakan sebuah paham. Kalau kita simpulkan menjadi sebuah paham untuk menakut-nakuti. Sekarang kita bertanya lebih jauh, adakah istilah menakut nakuti dalam Islam?? Selama ini teroris diidentikan dengan Islam. Padahal istilah terorisme tidak pernah ada dalam Al-Qur'an dan hadits.
Hanya karena nama Islam kemudian diintrogasi . Kejadian ini sangat menyakitkan bagi umat Islam, namun kita sebagai muslim hanya tinggal diam, memandang hal yang sama terhadap tindakan teroris. Secara langsung AS menganggap konsepsi jihad sama Dengan teror. Perlu ada tinjauan dan kajian lebih jauh. Bukan hanya karena membaca sepihak lalu mengambil kesimpulan.
Pernahkah mereka bertanya pada ahlinya??
Dalam surah Ali Imran [3];142 menjelaskan bahwa pembuktian seseorang manusia yang sabar dalam menjalani kehidupan merupakan bentuk jihad yang sesungguhnya. Antara sabar dan jihad memiliki korelasi dalam pembuktian diri sebagai seseorang muslim .
Terkadang kita tersesat dalam sebuah belenggu teori konspirasi, terjebak dalam pengaruh barat. Tampa kita sadari malah mengikis keimanan kita.
Terorisme tidak pernah ada dalam Islam, konsep terorisme bertolak belakang dengan konsep jihad. Terorisme tumbuh dan berkembang bukan oleh kalangan Islam tapi di budayakan oleh sebuah kepentingan.
Read More