Jumat, 03 November 2017

Berikan aku waktu 10 menit pertama


kita sering mempersoalkan jarak..
Sama halnya  besi pada rel kereta..
Kita juga butuh jarak ..
Karna rindu bisa memuai pada waktu tertentu..
Ahhh..
Tapi kita bukan rel kereta..
Ya.. kita bukan apa-apa..
Kita bagaikan medium yang berbentuk waktu..
Medium itu bisa berubah-ubah..
Ada yang mengingatnya dalam bentuk air..
Ada yang mengingatnya dalam bentuk api..
Hingga kita bingung tentang wujud..
Kita beralih "biar waktu yang menjawab..
Tapi untuk kali ini biar kita yang menjawab, lalu waktu yang mengikuti..
Pada mu kujumpai teduh..
Pada mu kujumpai jatuh..
Untuk pertama kali berikan aku 10 menit pertama..
Agar nanti aku bisa menceritakan kepada anak-anak ku..
"Nak ayah laki-laki paling beruntung"

Read More